Setiap kali bicara tentang hal yang berkaitan dengan ilmu menyunting, saya merasa perlu membahas penggunaan "di" yang tepat.
Kenapa?
Tentu saja karena imbuhan ini paling banyak membuat penulis pemula kelihatan sebagai penulis pemula.
Imbuhan "di" berfungsi untuk membuat bentuk pasif dari suatu kalimat. Penulisan "di" dengan predikatnya tidak dipisah atau diberi spasi.
Contoh:
Tikus dimakan ular.
Aldi digigit semut.
"Di" yang kedua merupakan partikel (kelas kata) kata depan untuk menandai suatu tempat dan waktu. Penulisan "di" yang satu ini dipisah atau diberi spasi.
Contoh:
Aldi tinggal di Jakarta.
Di siang hari, ia membantu Ayahnya berjualan.
Semoga bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar